Sito tak pernah membayangkan jika suara yang dulu ia sembunyikan karena Pak Budi yang super tegas dan takut ditertawakan, justru menjadi jembatan keberanian bagi anak-anak desanya. Dari panggung tirakatan, Sito belajar jika suara bukanlah sekadar bunyi, tetapi juga tempat orang-orang menemukan keberanian. Bersama Wahyu, Arif, Rafi, dan anak-anak lain di sanggar suara kecil di halaman rumahnya, Sito memahami arti menjaga mimpi, budaya, dan suara-suara kecil yang ingin berkembang. Terkadang, panggung terbesar bermula dari keberanian memulai.
© 2026 SMK Negeri 1 Cikaum. All rights reserved.